Hari yang padat dengan penuh aktivitas sebagai anak sekolah.
Mulai dari ngerjain tugas proposal untuk kegiatan seminar Kespro, minta tanda
tangan mondar mandir kaya setrika, Rapat Osis, rencana rapat TO untuk lomba
mewarnai tingkat kabupaten, sampe latihan silat dan baru pulang menjelang
magrib. Banyak sebenarnya yang indah dan perlu digaris bawai.
Salah satunya, berkumpulnya teman-teman R**** saat menanti
kedatangan tamu yang akan membimbing rapat TO untuk lomba mewarnai. Namun
kedatangan beliau, ditunda entah dengan alasan apa, kami belum tahu.
Dimusola ada aku, Riana, Thea, dan
seorang laki* namanya Edwin. . Nama disamarkan nggak ya? Nggak deh. .
Ya, kebetulan kami semua adalah sama2 aktivis organisasi R****.
Kami teman* perempuan sangat dekatlah, dan dengan si laki* satu itu bisa dibilang
cukup dekat dan akrab soalnya ya sering jail2an, ngata2in, gombal2an, halah ya
sedikit nggak penting. Tapi yang penting bisa ketawa dan saling mengibur. Tapi
kadang si laki* satu itu bikin aku jengkel banget, tapi kadang malah bisa
bikin gokil sampe bisa2nya buat aku nggak bisa tidur dan kebawa mimpi. .haahaa.
.
Jreng .....jreng. .
Mana jrengnya?
Go. . .
Si Riana asik jepret2 saat aku lg ngobrul ma itu laki* yg
tumben sok tau sambil buka2 my lepi, Nah si Riana nih kayanya mau bikin gosip
lagi. Nah, si Thea asik nonton film dan pura2 nggak peduli dan pada akhirnya
ikutan nyimbrung dan keroyokann. .haaha.
Mulai aku datang menghampiri thea dan riana dan Edwin
menyusul dibelakangku dan duduk bersama. Membawakan snack dari rapat dan
dimakan bersama. .waw waw.. .
Lalu, Edwin bongkar target2 Riana seperti pengen bisa
renang, pengen kurus. .ahahaha
Seneng la pokonya hari ini, bisa ngobrul n kumpul2 gini ma
temen2. .
Lagi asyik asyiknya. .
Naaaah, saat ini ni. Asti datang dari ruang Bimbingan. Eh si
Edwin udh memperhatiin aja tu dan bilang ke kita. Ya udah pura2 wae jealous dan
lebey.
“ ya uwis, aku pulang
wae, lha edwin malah menanti kedatangan Asti kok. Kan udah datang, sekarang aku
pergi. Biar Asti ma Edwin. .hiks hiks ( dengan wajah memelas)
“ weh ngapain ini, aku tetep sama kamu kok” kata Edwin sok
teyong ke aku. .asyiiik. .
Hahaaha bikin ngakak lagi.
“ wah retio tak rekam ini tadi” kata Riana yang ingin
mendokumentasikan semua percakapanku dengan Edwin. .
Emang sih, semenjak peringatan Maulid Nabi kemaren kami suka
bercandaan tentang hal2 yang begituan. Yang pasti, semoga menjadi harapan kita
semua, bahwa semoga aja nggak ada yang menganggap ini serius,, hanya untuk
asyik2 aja, biar fun, dan semakin akrab dan tetap terjaga dalam ukhwah Islam.
Tapi buat kita berdua, dianggap serius aja yuk win? Biar
yang lain pada gigit jari. . hahaha
Dan akhirnya aku jg pamit pulang, trus balik lagi dengan costume
silat. Mereka masih asyik berbincang di serambi mushola. Trus aku mulai
beranjak untuk latian silat, dan saat aku mau meninggalkan tempat itu. Aku
malah denger si Edwin salah ngomong, mau manggil Riana tapi malah nyebut
namaku. Aduh, mesti malu mas. .haahaha . . .
Dan kata Asti “ Salah ngomong bikin Cemungud”
Bener sih As, aku latihannya jadi serius bener. .
Bisa senyam senyum deh. .wkakakakakak
_afwan ya mas Edwin P, mbak Riana, Mbak Thea, Mbak Asti_
Alhamdulillah,, kalo dianggap serius... Ah, aku jadi enggak enak nich, sama edwin ulfa... engngngn...... Maaf ya, kalo ada pihak yang tersakiti, ini cuma untuk seneng2 aja kok...
BalasHapusBuat yang cengar-cengir baca blog ini, kuharap senyumanmu bisa bernilai doa buat pemiliknya,,, Barakallah...... hahahahaa......