Untuk
kakakku terkasih
Assalamualaykum kakakku sayang. ..
Bagaimana kabarmu hari ini?
Semoga kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan selalu
menyertaimu. .
Dan semoga engkau juga masih terjaga dalam ingatanmu tentang
adik kecilmu ini.
Kakakku yang menyayangi keluarga..
Adik rindu sapaanmu.
Adik rindu senyummu.
Adik rindu nasehatmu.
Adik rindu kata-kata semangat darimu.
Dan adik rindu pelukan hangatmu.
Kakakku yang lembut hatinya.
Pernahkah aku ada dalam ingatanmu, bagaimana aku kini?
Mungkinkah kakak mengira bahwa adik kini telah tumbuh
dewasa,
sehingga tidak lagi membutuhkan perhatian dan kasih sayang
dari kakak.??
Sudah tidak lagi pantas untuk bercanda atau sekedar bermain
dengan kakak??
Sekedar menyapa lewat udara??
Seandainya kakak
mengetahui perasaan kecil adikmu ini,
adik disini masih membutuhkan seorang kakak,
masih membutuhkan
kasih sayang dan rindu akan kebersamaan dengan kakak.
Apakah kakak sadar akan semua ini?
Tapi adik tau kakak, adik paham tentang kakak disana.
Kakak sangat disibukkan dengan tugasnya.
Tapi apakah tidak ada sedikit saja waktu untuk adik?
Sekedar basa basi menanyakan kabar, sedikit perhatian walau
sebenarnya acuh.
Tapi, mungkin diam itu yang terbaik???
Sehingga adik pun,
Untuk menanyakan kabar kakak saja, adik tak sampai.
Ada rasa takut yang selalu melanda yang akan adik lakukan
untuk menghubungi kakak.
Terbayang mengganggu kakak, dan menjadikan kakak lebih
meng-acuhkan adik.
Kakakku yang istimewa.
Mewujudkan keinginan untuk bertemu kakak membutuhkan waktu
yang saaaaangaaat panjang.
Harus belajar berbulan- bulan, mengeluh berkali-kali,
menangis disetiap kesepian, bermimpi disetiap malam, dan senantiasa belajar
akan kesabaran disepanjang penantian.
Kakakku, andai saja ketika Tuhan mentakdirkan kita untuk bertemu.
Sambutan pelukan hangatpun belum mampu mengobati rasa rindu
ini.
Adik membutuhkan waktu yang sangat panjang untuk melepaskan
butir-butir kerinduan ini.
Setidaknya waktu yang sama lamanya dengan penantian adik selama
ini.
Waktu yang cukup untuk berbagi cerita, tertawa usil, melakukan
penganiayaan-penganiayaan kecil, yang setidaknya
bisa menghangatkan hati dan mengembalikan kasih sayang yang pernah hilang.
Kakak ku.
Air mata ini telah banyak menetes karenamu.
Karena tumpukan kerinduan yang panjang.
Haus akan sapaan, pelukan dan kasih sayang.
Kakakku yang kusayang.
Do’a yang tulus selalu untukmu.
Semoga kesehatan dan keselamatan selalu menyertaimu.
Dan semoga Allah, lekas membukakan pintu hatimu untuk
adikmu.
Percayalah, adik disini menyayangimu.
Dengan setia dan sabar menanti waktu.
Menanti waktu untuk kita bisa bersama kembali seperti dulu.
Yang
merindukanmu,
Saya rindu dgn adik sy jg ,,
BalasHapusmenangis di setiap kesepian.. Tak kuasa menahan air mata ,,
Dik, kk rindu adik ,,
Maafin kk ya ,, Kk janji ga bkal nolak kalo adik minta dianterin beli keperluan sekolah,,
Dik,,