Minggu, 14 September 2014

Yang Terusik

Aku tidak akan mendoakanmu jatuh dalam kegalauan lagi.
TIDAK, tidak akan pernah!!
Hanya yang perlu kamu ketahui, yakinkan pada dirimu sendiri. Siapa yang sebaiknya dan pantas kamu perjuangkan.
Karena aku tak mau mendengar lagi kamu berada dalam lingkaran penyesalan dan berakhir pada ke galauan yang tak bertuan. Itu saja.

-Semoga bahagia-

Sabtu, 13 September 2014

Sederhananya Cinta

Alasan aku cinta dan menghormatimu adalah sederhana.
Kamu diciptakan Tuhan untuk menjadi pribadi sigap, disiplin dan bertanggung jawab, teristimewa karena ibadahmu yang indah..

Selasa, 09 September 2014

Simpan Saja, Sampai Tiba Waktunya

Dalam sebuah perjalanan pasti ada tujuan. Semoga langkahmu selalu diringankan oleh Tuhan..

Aku dan kamu saling tahu. Pendidikan yang kita tempuh bukan hanya sekedar bermain. Bukan hanya sekedar membuang waktu bahkan hanya untuk mencari secuil pengakuan.

Keputusan yang kamu pilih benar. Orang tua merestui dan kamu menjalani. Semuanya terasa nikmat dan tiada goncangan ketika Tuhan telah meng-iyakan.

Suatu masa...
Kamu jauh dari orang tua.
Kamu rela menahan rindu kepada orang-orang terkasihmu. Kamu rela tidak berada diantara kehangatan mereka. Kamu memperjuangkan itu semua.
Aku percaya tujuanmu mulia. Maka, fokuskan dulu pada prosesmu. Selesaikan dulu pendidikanmu. Simpan rapi semua rasa yang ada. Hingga tiba waktunya kamu kembali kepada orang-orang terkasihmu. Maka ungkapkan isi hati yang tertunda kepada mereka,segera.
Selamat berjuang prajurit mulia..
Aku dan kamu ada untuk asa..
Semoga Tuhan Senantiasa Mengabulkan...