Pernah enggak kalian lihat
seseorang dengan ciri-ciri sama yang dimiliki
teman kita namun sebenarnya dia bukan teman kita. Nah, itulah yang beberapa
waktu yang lalu aku alami. Sore itu aku memasuki Laboratorium KIA. Sedikit
terlambat karena hal sepele seperti biasa kunci loker yang enggak bersahabat.
Bersama tiga orang temanku, aku menapakkan kaki diruangan itu. Aku ada
dibarisan terdepan. Masuk dan langsung saja masuk tanpa menengok kanan kiri
dengan efek percaya diri. Kulihat seorang perempuan yang ciri-cirinya sama
dengan temanku menuju bilik lima, bilik
yang berada diujung ruangan dan cukup jauh dari pintu masuk. Yang kujadikan
patokan tentang dia adalah jilbab yang dipakai dan postur tubuhnya dari
belakang. Ku ikuti saja langkahnya karena
aku terlalu tergesa dan panik dengan keterlambatanku. Langkahku mantap berada dibelakangnya.
Sssst sst. Aku berjalan perlahan setengah
berhenti di depan bilik lima. Bisa jadi
kepalaku sudah masuk pada bilik itu. Kugunakan mata ayamku dengan maksimal. Kulihat
didalamnya ada sosok perempuan-perempuan berbeda dari biasanya. “Mereka bukan
teman satu kelompokku!” batinku. Kulihat ada dosen yang sedang mengajar disana,
lagi lagi aku berpikir “ Itu bukan dosen yang seharusnya mengajarku jam ini!!”.
Sebagian dari perempuan itu menatapku tajam. Lantas?
Segera kubalikkan badanku menatap
menuju pintu masuk. Kedua temanku masih berdiri disana. Saat mata kami bertemu,
mereka meninggalkan tatapanku dan berkata “Disini tempatnya Ulfa!!” sambil
masuk kebilik sepuluh yang tempatnya tepat berada disamping kanan pintu masuk.
HlLaaah. Segera aku berjalan cepat menyusulnya. Aku duduk dan bergabung dengan
teman lainnya, sementara dosen telah memulai membimbing praktikumnya. Aku segera
menyesuaikan diri. Sungguh, gelinya menahan ketawa geli berbanding lurus dengan
menahan keluarnya suara kentut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar